It was time.Time to visit the French Antiquariess again.
As I navigated my way through the chaos of the city streets,my thoughts were constantly interrupted by the empty sounds of daily life.Flashing lights, blaring horns, revving engines and bypassers conversationsof last nights, prime time shows. All like notes ona sheet of music that had no melody, no meaning.My soul needed a sanctuary.
I
Home » santuary » esprit collectif
Popular Post
-
Pisau Carl Schlieper (Solingen-Germany) Eye Brand , atau terkadang juga disebut Germany Eye , diproduksi di Solingen, Germany oleh keluarga...
-
Dijual : SOLD ( belum ongkir) (Klik " Baca Selengkapnya >>" untuk melhat Foto detailnya) ...
-
Sebuah koleksi keluarga yang diwariskan secara turun temurun. Keris kuno dan antik. Diyakini berasal dari zaman Mataram. Pada bilah / badan...
-
Dijual : 210 rb ( 7 lembar Iklan) (Klik " Baca Selengkapnya >>" untuk melhat Foto detailnya) Dijual : 9...
-
Dijual : SOLD ( belum ongkir) (Klik " Baca Selengkapnya >>" untuk melhat Foto detailnya) Anda B...
-
Sarung Kedoengwoeni Lawasan Siapa yang tak kenal batik ? Setiap kali memandang kain batik selalu terasa ada pesona yang memancar. Bukan seka...
No comments:
Post a Comment